RENCANA BESAR: Series yang harusnya bisa bikin gempar
![]() |
| (source: prime video) |
Tayang 5 Oktober 2023 dengan total 6 episode durasi ±30 menit. Rencana besar merupakan produksi Falcon Pictures yang tayang di Prime Video, juga diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Tsugaeda. Disutradarai oleh Danial Rifki dan diperankan oleh Adipati Dolken (Rifad), Prisia Nasution (Ayumi), Hanggini (Amanda), Chicco Kurniawan (Reza), Dwi Sasono (Makarim). Series ini bergenre crime, thriller dan investigation yang terinspirasi dari peristiwa kerusuhan 98’.
SINOPSIS:
Plot berawal dari hilangnya dana nasabah bank UBI (Universal Bank of Indonesia) sebesar 17 milyar rupiah karena ulah hacker. Sampai akhirnya kasus ini diselidiki di bawah komando komisaris besar polisi Makarim (Dwi Sasono). Namun, setelah diusut ternyata kasus ini bukan hanya soal pencurian uang 17 milyar saja, lebih kompleks dari itu.
Berlatarbelakang demonstrasi karyawan bank untuk meminta kenaikan upah (ep. 1) yang justru berbalas tindakan represif dari penegak hukum. Mulai isu upah kerja; pembungkaman aspirasi hingga pencalonan presiden korup, mengingatkan kita dengan kejadian di masa lalu.
IMO (SPOILER ALERT!!!)
Buat aku, kasus-kasus pencurian dalam film
kayak gini nih ngingetin sama series Money Heist atau Mencuri Raden
Saleh yang rame banget tahun lalu tapi Rencana Besar punya premis
berbeda dan menarik. Cerita diawali dengan kejadian saat ini lalu ditarik
mundur (ep. 2) buat nampilin backstory yang jadi alasan tiap karakter untuk
melakukan pencurian. Campur aduk rasanya, sedih, marah, kecewa sama penegakan
hukum yang makin hari makin tumpul ke atas.
Adanya pembungkaman bagi siapa saja
yang mencoba melawan, terdengar ga asing kan? Iya bener, mirip sama kondisi Indonesia
era orde baru. Ada scene pasca demonstrasi kenaikan upah karyawan UBI, mereka
yang dianggap vokal dan menjadi dalang mati secara bersamaan. Penghalalan
segala cara yang dilakukan komisaris bank UBI Surya (Arswendy), tipikal
pejabat-pejabat dalam negeri yang kebal hukum dan nyebelin banget asli.
Menurutku series ini cukup berani
menyuarakan pelanggaran HAM berat yang telah dilakukan oleh negara,
khususnya peristiwa 98’ yang menjadi inspirasi cerita. Ada banyak scene yang
bikin aku pribadi langsung “ah ini kayak...” misal scene kematian
karyawan UBI sebagai ‘penghilangan jejak’, penyiraman air keras Makarim
dan pemberian racun ayah Rifad di masa lalu sebab ‘terlalu banyak tahu’.
Kalau boleh jujur 6 episode tuh rasanya kuraaaang banget, kerasa cepet dan lumayan mepet. Ada beberapa detail yang harusnya menurutku bisa dieksplore lebih dalem lagi sih (even aku belum pernah baca novelnya). Terlepas dari itu, aku suka banget sama series thriller apalagi yang dibalut peristiwa sejarah gitu, plot solid, akting para pemain yang “yaudah sih mereka juga, bakal gacor semua” dan soundtrack yang ‘aktivis’ banget wkwk kayak lagu-lagu efek rumah kaca sama feast. Score dari aku 8.5/10 so recommended :)






Komentar
Posting Komentar